Tempat Miqat Umroh

Miqot merupakan suatu kegiatan yang telah di tetapkan oleh Rosulullah S.a.w, yang harus di laksanakan oleh seseorang yang menunaikan ibadah umroh. Ketika jamaah yang melakukan umroh ataupun haji melewati tempat miqat, mereka harus melafazkan niat dan harus mengenakan kain ihram.

Rosulullah S.a.w, bersabda, “Dia (miqat-miqat) untuk penduduknya dan orang-orang yang datang melintasinya yang hendak menjalankan ibadah haji dan umroh." (HR. Bukhari, Muslim)

Ada beberapa jenis miqat yang telah di tentukan oleh Rosulullah S.a.w, berikut adalah jenis-jenis miqat ;
  1. Miqat Zamani, adalah batasan yang di tentukan berdasarakan waktu :

    Untuk ibadah haji, miqat di mulai pada bulan Syawal sampai tibanya waktu fajar, tanggal 10 Zulhijah yaitu ketika ibadah haji dilaksanakan. Untuk ibadah umroh, miqat di awali sepanjang yahun selama umroh dapat di lakukan.
  2. Miqat Makani, adalah batas yang telah di tentukan berdasarkan tempat :

    Miqat Ji’roah, Tan’im dan hudaibiyah, Tempat miqat ini di peruntukan untuk jamaah haji dan umroh yang bertempat timggal di mekkah. Mekah itu juga merupakan tempat untuk ikhrom haji, untuk ibadah umroh ikhromnya keluar dari mekkah, yaitu, sebaiknya di laksanakan di Ji’ranah, Tan’im atau Hudaibiyah. Bagi mereka yang tinggal di loasi miqot, maka, ikhrom mereka di tempat tinggalnya masing-masing.

    Miqat Dzatu ‘Irqin, Tempat miqat ini untuk jamaah yang berasal dari bagian irak jaraknya sekitar 94km dari mekkah Al-mukarramah. Miqat Dzulhulaifah (Bir Ali). Tempat miqat yang di peruntukan bagi jamaah yang datang madinah atau bagi jamaah yang melintasiny. Jaraknya 450km dari Mekkah.

    Miqat Qarnul Manazil, Miqat qarnul manazil yang sekrang di sebut dengan Sail Al-Kabir, dengan jarak 75km dari Mekkah Al-Mukarammah. Tempat miqat ini di peruntukkan bagi jamaah yang berasal dari selatan, seperti, najed.

    Miqat Al Juhfah, Tempat miqat ini bertempat di rabig berjarak 183km dari Mekkah al-Mukarammah. Miqat ini juga sering di sebut miqat Juhafah. Miqat ini di peruntukan bagi jamaah yang berasal dari barat seperti, Syam.

    Miqat Yalamlam, Miqat Yalamlam sering di sebut juga As Sa’diyah atau Jeddah. Ini miqta yang di peruntukan bagi jamaah yang berasal dari sebelah timur, sperti, indonesia, singapura, thailand dan negara-negara yang berasal dari Asia lainnya.
Diatas telah di jelaskan mengenai jenis dan tempat miqat, bagi para jamaah haji dan umroh melintasi miqat tanpa melakukan ihram. Jika ada jamaah yang melintasi miqat tanpa ihram, maka wajib kembali ke miqat untuk berikhram. Apabila jamaah tidak ingin kembali, maka wajib baginya menunaikan dam (fidiyah) agar haji dan umrohnya sah. Apabila jamaahnya beikhram ketika sebelum melintasi miqat, haji dan umrohnya sah hanya saja di nilai makruh.Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin melaksanakan ibadah umroh khususnya yang ingin berangkat dengan paket umroh 2017.
© 2016 Travel Resmi Supported by: Blogger